Langsung ke konten utama

Cerpen "Tidak Seorangpun Tahu"



Hari ini seperti biasa rutinitas hidupku yang sangat monoton terjadi hari ini lagi. Yah namaku Arielin Natasya aku adalah siswi kwlas 1 Sma Pelita Jaya. Hari-hariku selalu di penuhi hl-hal yang monotong, setiap harinya hal itu selalu terulang dan terulang lagi. Tidak banyak hal-hal yang spesial terjadi.
                Hari ini matahari mulai terbit, langit diluar sana cerah dangan ditemani suara-suara burung yang indah. Huaa rasa malas menghampiriku untuk pergi kesekolah. Mungkin kalau pelajaran fisika tidak ada hari ini aku tidak akan kesekolah. Headset ditelingahku telah terpasang, mengalunkan lagu dari taylor swift – your not sorry, dan motorku mulai berbunyi, perlahan namun pasti motor itu telah melau di jalanan. 15 menit kemudian aku telah sampai diparkiran sekolah. Saat ini baru pukul 06.45 suasana sekolah masih sunyi, hanya ada beberapa siswa yang sedang berbincang didepan kelas mereka. Tanpa berbalik aku terus menyusuri koridor sekolahku. Hingga sampai di kelas 10.2 aku berbelok dan masuk kedalamnya. Belum ada orang dirungan ini, aku duduk di kursi paling belakang, menaruh tasku, duduk dan membenamkan wajahku kedalam tanganku yang berada diatas meja. Perlahan mataku mulai terpejam di temani lagu yang terus mengalun di telingaku.
                Yah aku adalah seseorang yang tidak menyukai keramaian, aku lebih suka menyendiri. Disaat aku berada ditengah keramaian aku akan memasang headset dan menganggap aku hanya sendiri. Hanya lantunan lagu yang bisa membuatku merasa lebih baik. Tanpa sadar seseorang tiba-tiba menepuk pundakku, aku tersentak kaget dan mengangkat kepalaku, itu adalah Aldo Syaputra seseorang yang aku kagumi dari tiga bulan yang lalu ketika hari pertama belajar setelah MOS dan dia meminta untuk duduk disampingku.
                Menurutku Aldo berbeda dari cowok-cowok yang lain. Dia baik, perhatian, manis, ditambah lesun pipitnya yang dalam yang dapat menghipnotis semua cewek yang berada di dekatnya, tanpa kecuali aku. Tiba-tiba aldo memanggilku lagi entah untuk yang keberapa kalinya, baru aku dapat lepas dari hipnotisnya. Ketika aku sudah dapat mengembalikan diriku belum sempat aku menjawab guru bhs indonesiaku sudah masuk. Aldo tersenyum kepadaku yang membuatku mengerti dia membangunkanku karena ibu Fatimah telah datang.
                Pelajaran bahasa indonesia adalah pelajaran yag sangat membosankan bagiku. Disaat ibu fatimah menjelaskan aku hanya bisa mencuri-curi pandangan kesebalah kananku sambil berpikir kenapa aku bisa suka sama cowok yang dekat denganku ? kenapa aku hanya bisa mengagumi dia ? kenapa aku tidak memiliki keberanian untuk memberi tahunya ?. yah mungkin saat ini aku belum memiliki keberanian seperti cewek-cewek yang lain, yang dengan gampangnya memberinya kado lalu mengatakan bahwa mereka menyukainya. Mungkin ini semua karena aku takut respon cuek aldo yang menolak cewek-cewek itu akan terjadi padaku. Entahlah aku juga belum tau !.
                Bel sekolah berbunyi dengan nyaringnya tanda jam istirahat telah tiba. Huaaa akhirnya guru bahasa indonesiaku telah keluar dari kelas. Vina yang duduk di depanku berbalik dan menanyakan apakah aku ingin ke kantin untuk makan atau hanya sekedar beli sesuatu padaku dan aldo. Tapi aku dan aldo tidak merespon pertanyaan vina tersebut, yah memang saat ini aku lagi malas ke kantin. Mungkin karena tanpa respon dari kami vinapun pergi ke kantin bersama ferly teman sebangkunya.
                Rasa capek yang menghampiriku membuatku tertunduk kemeja. Ku lihat jam baru menunjukkan pukul 10.25, pulangnya masih lama padahal aku ingin sekali pulang kerumah. Tiba-tiba aldo bertanya padaku “pasti kamu begadang lagi deh Tasya !”
“he ? iya.” Jawabku dengan sedikit gugup. Yah mungkin semua orang juga akan tahu dari mataku yang sudah menyerupai mata panda dan badanku yang sangat lesuh.
“kali ini karena apa lagi ? nonton film drama korea ? film Titanic main semalam ? dapat ide baru buat tulis novel ? atauu”. “atau apa ? sok tau deh kamu. Orang aku itu semalam tidak bisa tidur juga jadi begini deh hasilnya” kataku dengan muka cemberut dan jutek atau lebih tepatnya pura-pura ngambek didepan dia.
“tuhkan benar aku tadi mau bilang atau kamu itu tidak bisa tidur karena mikirin aku ! iyakan ? sudah pasti itu”. Kata aldo dengan raut wajah percaya dirinya yang ketinggian. Spontan aku ketawa, yah mungkin ini adalah ekspresi aldo yang paling aneh saat percaya dirinya datang dengan tingginya.
                Entah mengapa saat pertama kali ketemu sama aldo aku tidak bisa menggunakan kata lo, gue sama dia dan akhirnya seperti inilah kami dengan kata aku kamu, yah mungkin aldo tidak enak sama aku kalau dia pake kata lo, gue karena aku yang duluan pake kata aku, kamu. Entah kenapa aldo juga tau banyak tentang aku padahal kami baru 3 bulan saling kenal. Mungkinkah karena dia menyimpan rasa buatku dan dengan diam-diam memperhatikanku ? atau dia hanya sekedar tau karena kami berteman ? entahlah setidaknya kalau memang aku tidak bisa menjadi pacarnya setidaknya aku bisa menjadi sahabatnya.


To be continued

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 film asia remaja terbaik

Berikut ini ada beberapa film asia yang sudah saya nonton dan menurut saya film-film ini sangat bagus dan bikin nangis. tapi ada juga beberapa yang bikin ketawa. Mungkin ada beberapa yang telah kalian tonton tapi cobalah cek di bawa ini. dan kalau ada film bagus yang lainnya kasi tahu yah ^.^     1. Koizora / Sky of Love (2007) Film ini merupakan sebuah kisah nyata dari penulisnya sendiri yang dituliskannya melalui novel online yang kemudian diangkat menjadi sebuah film. Film ini diperankan oleh  Haruma Miura , Cowok ganteng ini berperan menjadi  Hiro . Sedangkan pemeran  Mika  diperankan oleh  Yui Aragaki .  Koizora bercerita tentang Mika, siswi SMA yang merasakan cinta pada awal ia masuk SMA. Ia jatuh cinta pada Hiro, siswa berambut pirang yang terlihat seperti anak nakal. Namun ia tak peduli dengan pandangan orang lain dan tetap menyukai Hiro. Mereka pun menjadi sepasang kekasih. Namun hal itu terusik karena penyakit yan...